Terlentang dengan selimut masih terlipat rapi di tepi ranjang, Roni membuka matanya perlahan, mengamati langit-langit kamarnya yang gelap. Beberapa kali ia membalik posisi tidurnya dan mengerang gelisah. Ia sedang menunggu sesuatu, sudah berhari-hari, ia terlalu lama menunggu. Untuk ketiga kalinya malam itu ia melirik ke samping ranjang, jam di atas meja menunjukkan pukul dua pagi,…