Penerbangan Kodok


Tiga ekor kodok sehat dengan pipi merona merah sedang bersantai selonjoran di pinggir kolam. Mereka adalah kodok-kodok yang luar biasa beruntung, kalian pasti tahu kenapa, ada banyak sekali saudara-saudara, kawan, bekas tetangga, buyut, kerabat atau sepupu jauh mereka sedang dibedah dan dikuliti di luar sana.

Mereka adalah sahabat karib, masing-masing bernama Rodi, Joni dan Sam. Rodi dan Joni bersaudara beda ayah (ibu mereka punya banyak sekali suami sehingga beliau tak tahu persis yang mana ayah untuk anak-anaknya). Sementara Sam dulunya tinggal di rawa-rawa di selatan Inggris sebelum angin topan atlantik mengangkatnya tinggi-tinggi ke atmosfir dan melontarkannya ke Asia.

Continue reading “Penerbangan Kodok”

Oris

304-oris

Ada bagian kenangan di masa kecilku yang ingin kuhapus, mereka adalah mimpi buruk yang permanen. Namun ada bagian lain yang hangat dan menakjubkan, akan kusimpan dengan baik.

17 tahun yang lalu aku ingat sedang rebahan di atas rumput, di bawah bayang-bayang pohon bunga matahari, ketika aku sedang menyembunyikan diri dari dunia. Aku sedang hanyut menikmati warna daun-daun dan bunga matahari yang membingkai langit cerah. Kemudian kepala besar muncul mendadak menghalangi pandangan. Ini bibiku, keberadaannya di sini tak kuharapkan.
Wanita itu tersenyum dan menunjukkan ekspresi sedih yang tak meyakinkan. Ia datang untuk memberi kabar bahwa ayahku telah pergi ke surga menaiki kereta ekspres dan takkan pernah kembali.

Continue reading “Oris”