Mencintaimu


20130928-231916.jpg

Hai, engkau
Aku pernah memintamu sesuatu
Menuliskanmu dalam jengkal doa
Memimpikanmu dalam mimpi
Memohonmu dalam kesulitanku

Kudengarkan lagu tentangmu
Puja puji tentang keagungan
Indah sekali, aku tak bisa berhenti mendengarkannya
Lagu tentang kerinduan yang sangat dalam
Rindu yang sama menorehkan luka panjang
Di bagian hulu jantung
Luka yang basah oleh tangis
Di kalbu terdalam
Bahkan dalam derita tak berkesudahan
Kami mencintaimu hingga akhir jaman

Mencintaimu dalam keheningan
Mencintaimu dalam damai
Mencintaimu dengan utuh
Mencintamu dalam meriam rasa
Mencintaimu dalam drama takdir
Mencintaimu dalam angin dingin menggigit
Mencintaimu dalam kekosongan yang hampa
Mencintaimu dalam badai
Mencintaimu dalam lapar dahaga
Mencintaimu di alam yang damai
Mencintaimu di alam yang melenyapkan
Mencintaimu dalam jemari kecil yang menggeliat di rahim ibu
Mencintaimu dalam dosa-dosa
Mencintaimu dalam lumuran darah
Mencintaimu dalam isak kehilangan
Siapa yang takkan menangis oh pemberi warna
Siapa yang tak terusik kalbunya oh penulis hidup
Siapa yang tak terhanyut oh pembawa cahaya
Aku sungguh menangis, tak pernah henti.
Aku menangis untukmu dan untuk mereka yang tulus mencintaimu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s